Dear semuanya...
Saat ini terasa sangat sulit mencari orang yang jujur....dan yang paling celakanya kita mau menjadi orang jujur aja dilecehkan oleh orang lain..:). Contoh kecil, mungkin kejadian ini pernah juga dialami oleh sdr/i sekalian... suatu hari aku dan seorang teman mengurus suatu berkas penarikan dana untuk keperluan seluruh karyawan.., sang kawan dengan entengnya mengatakan "KITA HARUS MENYEDIAKAN DANA KHUSUS AGAR SEGERA CAIR". lalu saya mengatakan..Untuk apa kita mesti ngasih uang..bukankah itu memang sudah menjadi pekerjaan mereka..???
kawan saya tadi kembali dengan entengnya menjawab..Kalau ga' ada uang..ya..ga cair2...,di kesempatan lain..pimpinan kantor memimpin rapat untuk membahas laporan pertanggungjawaban anggaran yang akan disampaikan di depan anggota Dewan, menurut Big Bos..laporan yang sudah disusun sangat lengkap, transparant serta tidak menyembunyikan kecurangan..jadi kita sudah siap untuk memaparkan pada anggota Dewan terhormat.. namun dipenutup penjelasannya membuat saya tidak mengerti jalan pikiran yang digunakan dan dengan perlahan2 saya pun keluar dari ruang rapat..apa yang disampaikan oleh big boss ?? untuk lebih menyakinkan anggota dewan paling sedikit kita harus menyediakan uang 5 jt..untuk itu saya minta masing2 bidang menyediakan 1 jt !! nah lo !! bukannya laporan yg disusun lengkap?transparant?..ternyata..perbuatan jujur pun tetap tidak mendpatkan tempat yg layak.. dan mesti didampingi terus oleh perbuatan kotor!!..atau jangan2 laporan yg akan disampaikan memang tidak jujur..hee..wallahhualam, semoga Allah Swt mengampuni saya atas pikiran jelek ini.... Cerita lain bendahawaran di berbagai lembaga pemerintah dalam pengurusan pencairan dana sudah terbiasa memberikan "angpau" tuk memperlancar urusan...dan takut untuk menjadi orang "JUJUR" dengan tidak memberi angpau...lalu kapan negara ini menjadi maju..??? wong abdi negaranya takut berbuat jujur!!! Namun saya yakin dan percaya....dunia ini tidak hanya diisi oleh orang-orang yg tidak jujur...mari reukan2..syehdara..sahabat..kita terapkan "Asmaul Husna" dalam setiap tindakan kita... jadilah SDM yang tidak hanya memikirkan duniawi...jadilah setiap perbuatan kita sebagai jalan untuk mendapatkan kehidupan yg baik dikehidupan yg abadi nanti.......Ya Allah...jauhilah kami dari siksa neraka Mu..dan berilah kami kemudahan untuk masuk dalam syurga Mu yg dibawahnya mengalir sungai2....Amien..amien ya Allah...
Lanjut....
Senin, 27 Agustus 2007
Kamis, 23 Agustus 2007
Mimpi....???

Air...air......ma' tuloeng...toelong....ayah..ayah...anakku..anakku....Ya..Allah...maha besar engkau....itu sebagian kata-kata yang keluar dari mulut orang-orang pada minggu pagi tanggal 24 Desember 2004 yang lalu.. Dalam sekejap keindahan kota, kemegahan rumah,kepemilikan harta baik kendaraan maupun harta lain lenyap....Aceh menanggung duka...berbagai daerah di Negara tercinta ini empati dengan mengirim berbagai bantuan...negara-negara dibelahan dunia juga tidak ketinggalan...memang Aceh sudah menjadi perhatian dunia, mulai dari Zaman perang, zaman kemerdekaan hingga masa-masa konflik, serta pasca tsunami.
Apa yang terjadi setelah tsunama??? semua tau...ya..orang tua kehilangan anak, istri kehilangan suami, suami kehilangan istri ....dan Kemiskinan di mana-mana. manusia barak, manusia tenda dan sejenisnya..itulah julukan yang diberikan bagi korban-korban tsunami.
Apa yang dilakukan Pemerintah?? kunjungan pejabat..memberi bantuan,dan tentu yang masih eksis samapi sekarang pembentukan lembaga BRR ( Bek Rioh-rioh-kata sebagian orang!). semua bantuan dana dari berbagai negara disalurkan melalui wadah yg bernama BRR tadi. para pakar baik dari luar Aceh luar Aceh ikut menjadi penggerak kenderaaan yg bermerk BRR. Dikaptenin oleh seorang yang cukup berpengalaman BRR menjalankan tugasnya dengan berbagai program, yang menjadi tanda tanya kita semua...sejauh mana program-program BRR mampu mengembalikan kehidupan masyarakat Aceh ke kondisi normal atau lebih sejahtera?? sebagaian masyarakat mengatakan BRR telah berhasil menciptakan OKB2 (orang kaya baru) di Aceh..ini ditandai dengan banyaknya masyarakat aceh yg memiliki pendapatan diatas rata-rata (bekerja di NGO), jalanan macet dimana-mana (semakin byk orang aceh yg memiliki Mobil dan Motor),berbagai cafe/resto yang selama ini hanya ada di kota-kota besar sudah hadir di Banda Aceh (harga manakan tentulah lebih mahal), harga sewa rumah yang mejulang tinggi karena banyaknya orang NGO yang membutuhkan. Disisi lain, banyaknya kesempatan SDM Aceh untuk melanjutkan studi ke Luar nanggroe yang dalam kondisi normal mgkn agak susah, dan yang paling penting pasca Tsunami terjadi peristiwa yang sangat didambakan oleh masyarakat aceh..ya..terjadi kesepakatan perdamaian antara pihak yang bertikai (RI - GAM) yang dikenal dengan MOU Helsinki.
kalau kita sebutkan satu-persatu mungkin lebih banyak lagi berbagai berkah tsunami yang kita alami..tapi sadarkah kita,syehdara-syehdara kita yang telah menjadi korban mungkin meninggalkan anak,istri dan belum tersentuh apa yang dinamai dengan BANTUAN, sementara kita lihat berbagai kasus korupsi terus terjadi di BRR, dan disisi lain ada yang mendapatkan bantuan rumah lebih dari satu..tegakah kita?? tanya hati nurani!! gunakan GOD SPOT...,kemana disiplin kita pada beberapa waktu setelah tsunami begitu rajin untuk berjamaah dalam melakukan shalat..sekarang kita ganti dengan korupsi berjamaah...Masya Allah..inga-inga saudaraku...kenikmatan dunia ini hanya sementara..kita masih harus menempuh kehidupan yang lain. mari kita kembali ke trek kita sebagai orang muslim...kita punya sistem yang telah teruji keampuhannya...sistem ekonomi islam tentu lebih baik dari sistem kapitalis, zakat lebih ampuh mengurangi kemiskinan, bagi hasil lebih adil dalam bermuamalah...kenapa kita tidak berani menerapkannya..???
ups..saya baru terbangun dari mimpi...mgkn mimpi ini tidak berkenan dihati pembaca..biarlah menjadi bunga tidur saya..hee...
tidur lagi ah...siapa tau bisa mimpi lagi tentang ACEH YANG DAMAI,PEMIMPIN YANG ADIL,MASYARAKAT SEJAHTERA,BEBAS KKN dan SYARIAH ISLAM TEGAK DENGAN KAFFAH...dan Abu Daud Beurueh puun bisa tenang di sisi Nya..tidak sia2 perjuangan sang Abu....Amien....
Lanjut....
Langganan:
Postingan (Atom)